Latar Belakang Penelitian
Matematika atau bisa disebut sains (science) menurut suyono (1998, hlm.23) merupakan “pengetahuan hasil kegiatan manusia yang bersifat aktif dan dinamis tiada henti-hentinya serta diperoleh melalui metode tertentu yaitu teratur, sistematis, berobjek, bermetode dan berlaku secara universal”. Matematika menurut Carin dan sund (Dalam sari, 2012) adalah “pengetahuan yang sistematis dan tersusun secara teratur, berlaku untuk umum (universal) dan berupa kumpulan data hasil observasi dan eksperimen”. Ruang lingkup mata pelajaran matematika disekolah Menengah Pertama bertujuan agar siswa mampu mengadakan menyelidikan berkomunikasi dan bersikap ilmiah serta memahami konsep-konsep ilmu pengetahuan alam sehingga siswa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Perkembangan dunia pendidikan beriringan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut individu untuk bisa mengimbangi perkembangan tersebut. Untuk dapat mengimbangi hal tersebut, individu dituntut untuk bisa melakukan inovasi yang bisa menghubungkan dunia pendidikan dan teknologi. Disitulah peran teknologi pendidikan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan keduanya.
Menurut M Pd Ahmad Susanto (kencana, 2016) dalam penelitian yang berjudul Teori belajar dan pembelajaran disekolah dasar dikatakan Penulis berusaha menyajikan berbagai teori dan praktik belajar dan pembelajaran yang dapat dijadikan rujukan dalam mencari terobosan baru untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan proses pembelajaran tidak hanya didominasi oleh guru, yang pada akhirnya menyebabkan siswa kurang berfikirnya. Dengan mengubah model pembelajaran yang konvensional, kepada model pembelajaran yang dinamis dan lebih bermakna, maka akan terbuka kesempatan kepada siswa untuk membangkitkan cara berfikir kritis dan dengan hasil pembelajaran yang lebih baik.

Dalam penelitian terdahulu, Penggunaan Media Pembelajaran Video Tutorial Untuk Menimgkatkan Hasil Belajar Siswa Teknik Gambar Bangunan SMKN 1 Seyegan Pada Mata Pelajaran MenggambarDengan Autocad yang dikembangkan oleh Dinata (2013, hlm 19) dikatakan “terdapat perbedaan dimana hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran video tutorial lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang menggunakan madia konvensional.” Lebih lanjut ia mengatakan bahwa “Media pembelajaran video tutorial efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa .”
Penggunaan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar dikelas diharapkan mampu memberikan peran aktif kepada siswa. Guru harus memilih media pembelajaran yang mampu menarik perhatian siswa untuk membuat suasana kelas menjadi hidup. Pemilihan media pembelajaran yang dilakukan guru untuk proses pembelajaran harus tepat.
Media ini akan menuntut keaktifan siswa pada pembelajaran matematika saat belajar mandiri, sehingga pembelajaran tidak terasa monoton dan membosankan. Dengan demikian diharapkan akan terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika, khususnya hasil belajar ranah kognitif yang meliputi aspek pengetahuan dan pemahaman.